Halo! Saat ini saya sedang mengembangkan Monee, aplikasi catatan keuangan anti-ribet yang akan mencatat pengeluaranmu secara otomatis! Yuk coba sekarang! Download di sini (Android only)


Beberapa minggu terakhir, netizen Indonesia disibukkan dengan satu aplikasi yang cukup menyita waktu k̵e̵r̵j̵a̵ istirahat, yakni Clubhouse.

Clubhouse memungkinkan setiap orang untuk menjadi broadcaster, membuat room yang bisa didengarkan oleh siapapun. Well, technically belum siapapun karena Clubhouse saat ini hanya bisa dinikmati oleh user iOS yang telah mendapatkan invitation.

Oh ya, invitation. Suatu hal yang membuat Clubhouse agak terasa seperti exclusive club karena untuk bisa menggunakan Clubhouse, kita harus mendapatkan invitation dulu dari existing user. Tidak punya teman yang punya invitation, tenang aja karena kini invitation Clubhouse pun juga tersedia di Marketplace kesayangan anda :nohope:

Jika berdasarkan informasi resmi dari Clubhouse, sistem invitation ini bertujuan agar mereka bisa memaintain sistem mereka supaya lebih stabil. Walaupun mungkin hal ini benar, karena memang ada saat tertentu dimana sistem Clubhouse macet, saya lebih percaya bahwa sistem invitation ini lebih ke Growth Strategy dibandingkan dengan technical contraitns.

Dari sisi growth, sistem invitation akan membantu organic growth karena orang yang punya invitation cenderung akan memberitahukan ke orang lain bahwa dia memiliki invitation, dimana hal itu akan meningkatkan reach dari Clubhouse kepada orang yang belum tahu.

Biasanya percakapannya berlangsung seperti ini

“Guys, gw ada invitation clubhouse nih kalau mau”

“Gw boleh dong diinvite”

Eh, Clubhouse apaan sih”

Dan penjelasan tentang Clubhouse pun akan dimulai. Orang yang belum ter-ekspose leh Clubhouse akhirnya jadi sedikit lebih tahu tentang Clubhouse.


Value yang ditawarkan Clubhouse

Sebenarnya apa sih value yang ditawarkan oleh Clubhouse, Mengapa banyak orang tertarik untuk menggunakan aplikasi ini? apakah yang membedakan Clubhouse dengan audio media yang lain seperti Podcast atau Radio? Mengapa

Clubhouse memiliki 2 tipe user, yakni Moderator atau pembuat room dan Listener atau pendenagr di room. Untuk mengetahui value Clubhouse, mari kita coba lihat dari perspektif kedua tipie user tersebut.

Moderator

1. Persiapan yang lebih mudah
Untuk membuat sebuah content di Clubhouse, moderator tidak perlu melakukan proses post-editing yang biasanya cukup memakan waktu. Hal ini karena sesi room didistribusikan secara live dan real-time sehingga tidak ada tuntutan bagi moderator untuk melakukan proses editing yang mengakibatkan workload pun bisa menjadi lebih ringan.

Selain itu, karena percakapan hanya dilakukan melalui audio, pembicara pun tidak perlu memiliki kamera yang bagus atau berdandan supaya lebih presentable seperti ketika sharing dengan menggunakan zoom.

2. Terbuka untuk siapapun
Sebagaimana platform berbasis User Generated Content (UGC) yang lain, setiap orang bisa menjadi Moderator di Clubhouse dengan sangat mudah. Hal ini tentunya berbeda dengan Radio dimana untuk menjadi seorang broadcaster, anda harus melalui seleksi dan menjadi karyawan dari Radio tersebut.

3. Potential reach yang luas
Berbeda dengan Radio yang siarannya biasanya hanya terbatas untuk daerah tertentu, potential reach dari Clubhouse sangat luas karena user dimanapun bisa mendengar percakapan dari sebuah room. Hal ini tidak secara otomatis akan membuat pendengar Clubhouse menjadi lebih banyak, namun setidaknya kemungkinan agar brodcast Clubhouse didengarkan oleh orang lain lebih luas jika dibandingkan dengan radio.

4. Kesempatan untuk membangun personal branding
Tidak bisa dipungkiri, salah satu motivasi menjadi moderator adalah untuk meningkatkan personal branding. Tidak semua, tapi sepertinya mayoritas, dan tentu tidak salah juga karena personal branding itu penting bagi perkembangan karir.

5. Mencari Teman ngobrol
Tidak semua room di Clubhouse itu serius, ada juga room santai yang tujuan Moderatonya hanya mencari teman ngobrol. Karena sekarang lagi pandemi dan mungkin banyak orang yang kesepian karena harus stay di dalam rumah, kenapa ga coba bikin room aja? Toh effortnya juga minimal.

Pendengar

Dari sisi pendengar, ada beberapa hal yang menjadi value Clubhouse dibandingkan dengan platform yang lain.

1.Belajar dan bertanya dari ahli
Menurut saya, salah satu value terbesar dari Clubhouse adalah kita memiliki kesempatan untuk belajar dari orang-orang yang sudah ahli di bidangnya. Ada banyak sekali room yang dibuat oleh orang-orang keren dan membahas hal-hal yang menarik.

Karena saya bekerja di bidang product management dan tertarik dengan dunia startup, saya sering mendengarkan room terkait product maupun startup yang biasanya diisi oleh para VC. Menurut saya itu kesempatan belajar yang sangat bagus karena sebelum adanya Clubhouse, jarang sekali ada kesempatan untuk mendengarkan para ahli ini berbicara langsung.

Satu hal yang menjadikan Clubhouse sangat berbeda dengan Podcast yakni kesempatan bagi pendengar untuk bertanya langsung kepada pembicara. Hal ini tentunya sangat berharga karena kesempatan untuk bertanya dan terkadang berdiskusi bersama ahli itu sesuau yang langka.

2. Kesempatan untuk memperluas jaringan
Di Clubhouse kita bisa melihat profile orang-orang yang berada dalam 1 room dengan kita. Dari profile yang tercanum, biasanya kita mengetahui pekerjaan orang tersebut dbisa langsung menghubungi melalui Instagram/Twitter jika merasa ada ketertarikan.

Tidak hanya dengan pendengar yang lain, kita pun bisa berkenalan dengan moderator atau pembicara lain ketika mengajukan pertaanyaan dan dan melanjutkannya diluar room.

3. No commitment
Sebagai listener, tidak ada persiapan lebih yang perlu kita lakukan untuk mendengarkan room di Clubhouse. Tinggal buka app dan pilih room yang anda inginkan. Merasa tidak terlalu suka dengan room yang barusan dipilh? Tinggal leave dan cari room yang lain.


Di part selanjutnya, saya akan membahas terkait mengapa Clubhouse memiliki growth yang sangat kencang, bagaimana Clubhouse bisa mencapai hal tersebut. Selain itu, saya juga akan mencoba memaparkan sebuah pertanyaan yang ada dibenak semua orang, apakah Clubhouse bisa bertahan atau akan hanya menjadi sebuah hype? Sampai jumlah di tulisan selanjutnya.