Jika ditanya, adakah manusia sempurna di muka bumi ini? Jawabannya pasti tidak ada. Bahkan Rasulullah yang merupakan role model bagi umat manusia, diciptakan Allah menjadi paling mulia, memiliki kekurangan dan kelebihan.

Maka, saya pun tidak ingin memiliki keinginan siapapun untuk menjadi sempurna. Seperti yang Mas pernah katakan pada saya, manusia dengan kekurangan dan kelebihannya. Atau quote yang sering saya temukan di berbagai sumber, manusia sempurna dengan ketidaksempurnaannya.

Meski saya memiliki kekurangan yang begitu banyak, Mas pun tidak pernah menuntut saya untuk menyempurnakan hal itu. Beliau tahu bahwa memperbaiki kekurangan dalam segi akhlaq adalah sebaik-baik usaha manusia dan kami pun berjuang ke arah sana. Dan usaha dalam memperbaiki itu memakan waktu yang cukup lama; tidak apa, katanya, yang penting berproses dan berprogres.

Beliau adalah salah satu contoh orang terdekat saya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mengajarkan saya tentang banyak hal dalam kehidupan ini. Yang sedikit banyak mempengaruhi cara pandang saya dalam menatap dunia. Terlebih, untuk mengtidakacuhkan duniawi dan fokus pada diri sendiri.

Hampir tiga tahun kami mengarungi bahtera bersama, bukan tidak pernah kami sering memiliki perbedaan pendapat. Terutama saya orang yang sulit. Tapi beliau tidak pernah menyerah terhadap keadaan saya. Selalu beliau berikan semangat dalam setiap nafas; bahwa apa yang saya lakukan saat ini selalu tercatat oleh Allah SWT. Beliau selalu memuji apa yang saya lakukan; tidak peduli besar atau kecil, tapi beliau selalu bilang apa yang saya lakukan bermanfaat. Pun jika ada kekurangan yang saya tampilkan, beliau sebaik-baik yang menutupi kekurangan tersebut.

Beliau adalah orang yang konsisten dalam menjalankan setiap usaha.

Di kala sulit dan putus asa, beliau tidak pernah mengeluh atau bahkan mengendorkan usahanya dalam mencari kebaikan. Beliau adalah manusia yang yakin terhadap janji Allah, maka beliau terus menguatkan doa dan upaya. Ketika Allah memberikan hal yang berbeda dari yang beliau panjatkan, maka beliau katakan, “ini yang terbaik.” Karena manusia bukanlah pihak yang tahu tentang apapun, manusia adalah lemah dan tidak tahu apapun. Maka beliau sepenuhnya yakin dengan yang Allah takdirkan.

Pun keinginan beliau tentang hidup ini bukan hal yang muluk. Beliau tidak pernah menginginkan untuk menjadi manusia terkaya di bumi. Atau menginginkan memiliki kedudukan tertinggi dalam pekerjaan. Bahkan dalam keluarga pun, beliau tidak pernah menuntut apapun dari kami. Beliau hanya ingin kita menjadi keluarga yang menjunjung Islam.

Saya sebagai saksi perjuangan beliau tiga tahun terakhir merasa betapa sayangnya Allah terhadap beliau. Banyak sekali pelajaran berharga dan doa-doa yang terkabulkan selama membersamai beliau. Semua adalah hasil dari keyakinan dan tawakal beliau terhadap Maha Besarnya Allah.

Beliau bukan orang yang butuh spotlight, bukan orang yang desperate atas pengakuan orang lain. Justru beliau fokus berusaha memberikan yang terbaik untuk ranah-ranah yang beliau kuasai, Allah yang menunjukkan jalan. Manusia lain pun dapat menilai sendiri. Tapi beliau selalu mengatakan, “jangan sedikitpun berharap pada manusia.” Allah-lah sebaik-baik tempat bergantung dan berharap.

Tentunya banyak juga yang tidak suka dengan pencapaian beliau. Banyak orang yang berkata buruk, menghujat. Namun beliau mengajarkan saya untuk tidak menghiraukan apa yang orang lain katakan. Hanya itu yang mereka bisa untuk merasa mereka lebih baik dari kita. Mereka tidak tahu apa yang kita sudah lakukan, mereka tidak mengerti proses perjuangan kita. Maka lebih baik fokus pada apa yang bisa kita kerjakan untuk menjadi manfaat.

Terima kasih ya Allah, atas 27 tahun umur Mas di muka bumi. Semoga Kau selalu menunjukkan jalan yang lurus pada beliau, pada kami. Semoga Kau selalu menyayangi beliau, menyayangi kami. Semoga Kau jadikan beliau imam keluarga yang mampu mengantarkan kami, keluarganya, berkumpul lagi di jannah-Mu kelak. Semoga Kau izinkan beliau dan kami sebaik-baiknya hamba yang bermanfaat di muka bumi sesuai dengan ajaran-Mu lewat Rasulullah SAW.

Aamiin Ya Rabb.