Gimana?

Sudah puas belanja BBW-nya?

Bagi yang belum sempat ke BBW, bisa banget menggunakan Jasa Titip BBW atau Jastip. Sehingga kita bisa berbelanja tanpa harus datang ke venue langsung.

Setelah membagikan Pengalaman Jastip BBW: Tips and Trick minggu lalu, kali ini saya ingin membahas tentang keuntungan dan kerugian ikutan jastip BBW.

Tentunya dengan menggunakan Jastip, cara belanja kita menjadi lebih praktis dan mudah. Karena berasa seperti belanja online saja, kita bisa tetap belanja meski hanya mantengin timeline. Tinggal balas mana buku yang fix dibeli di jam waktu sesuai dengan jasa yang kita gunakan.

Selain itu, kita bisa fokus ke barang yang ingin kita beli, sesuai dengan daftar yang sudah kita miliki sebelumnya. Karena kita tidak jalan-jalan sendiri, jadi tidak perlu tergoda dengan barang yang ada di sana. Cukup sampaikan saja apa yang ingin kita cari ke jasa yang kita gunakan, maka mereka akan mencarikan. Kita tinggal terima jadi, ada atau tidaknya barang yang kita inginkan.

Pembayaran pun juga lebih mudah, tanpa harus mengantri berjam-jam. Kita bisa deposit dulu uang ke jasa yang kita gunakan. Mereka akan menggunakan uang yang kita depositkan untuk membelikan barang yang kita inginkan. Namun, hal ini bisa menjadi kerugian bila jasa yang kita gunakan menggunakan sistem harus langsung bayar setelah memesan dan sebelum mereka sampai di kasir. Otomatis, jika kita tidak menggunakan layanan bank online, kita harus terburu-buru mencari ATM untuk transfer uang. Tentunya memiliki layanan SMS, mobile atau internet banking akan sangat memudahkan.

Selain memiliki keuntungan, Jastip BBW juga memiliki beberapa kerugian. Di antaranya, dengan menggunakan Jastip BBW, waktu kita akan habis untuk melototin chat grup ketika live shopping. Hal ini saya alami di awal keberlangsungan belanja BBW. Karena saya ingin tahu buku apa saja yang ada di sana. Dan harus segera bilang “fix beli” sebelum jasa yang berbelanja masuk ke antrian kasir. Karena jika kita ketinggalan, bisa jadi barangnya habis keesokan harinya sehingga kita tidak jadi mendapatkannya. Tentunya hal ini membutuhkan kekuatan cermatan mata yang besar.

Menggunakan Jastip BBW juga dapat membuat kita tidak aware dengan budget yang sudah kita tentukan. Karena mudah sekali untuk fix beli via online dan tinggal menerima tagihannya saja. Sedangkan kalau di tempatnya langsung, ketika sampai di kasir ternyata budget kita tidak memenuhi, kita bisa membuang apa yang tidak perlu alias sorting dadakan. Sayangnya, di Jastip BBW hal itu tidak mungkin dilakukan. Karena kasihan juga sama yang punya jasa, udah capek-capek beli dan keluar uang, eh malah ga jadi. No hit and run ya!

Karena menggunakan Jastip harus penuh dengan perencanaan, kita jadi terlalu stick dengan apa yang sudah kita rencanakan. Artinya, kita tidak akan tahu apakah akan ada buku lain yang lebih bagus atau tidak di BBW itu. Kalau datang sendiri, kita bisa eksplor sendiri, dapat memutuskan dengan matang buku mana yang harus dibeli. Sedangkan, di Jastip kita tidak bisa membuang waktu para penyedia jasa untuk melakukan yang kita inginkan. Kecuali kita ingin membayarnya lebih.

Rasanya, keuntungan dan kerugian yang dapat kita peroleh dengan menggunakan Jastip, sangat sepadan dengan apa yang bersedia kita keluarkan. Tentunya, dengan menggunakan Jastip, hal utama yang kita simpan adalah tenaga dan waktu. Dan hal yang kita relakan adalah keterbatasan dalam hal memilih dan eksplorasi.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika belum sempat ke BBW, masih ada satu hari lagi untuk puas berbelanja besok. Ga sempet ke BSD? Bisa kok pakai Jastip!