Setelah rangkaian acara tasyakuran pernikahan kami beres, Mas Suami dan saya memutuskan untuk pergi ke Bali. Ya gitu, Mas Suami dan saya bukan orang muluk-muluk yang “Kita harus bulan madu ke Maldives!” (padahal pengen). Cari yang simpel, yang murah, tapi tetap dapat esensinya (yaitu pacaran berdua aja, hehe).

Survey kami lakukan sekitar sebulan sampai dua minggu sebelumnya. Mas Suami yang paling banyak survey dan cari tempat, saya sih iya iya aja, percaya Mas Suami pasti ganteng, eh maksudnya pasti memilih yang terbaik. Kami memutuskan untuk menuju Seminyak di kloter pertama dan Ubud di kloter kedua. Penginapan semua Mas cari di AirBnB. Makanan (karena di Bali cari makanan halal itu sulit), kami masak sendiri (kebetulan penginapan pertama kami menyediakan dapur dan peralatan memasak), pesan Waroeng SS pakai Go-Food (biaya antarnya lebih mahal dari Jakarta btw) dan mencari restoran halal terdekat (terima kasih, Google dan Foursquare!).

bali-indomie

yang pasti halal ya indomie

Hari kedua di Ubud memang sengaja kami sisihkan untuk berjalan-jalan di sekitar Ubud. Alhamdulillah, Mas Suami dan saya itu seleranya sama: ga suka keramaian dan suka alam. Jadilah sehari sebelumnya kami googling, mencari tempat yang layak untuk dikunjungi. Alam yang indah dipandang, mudah diakses (ga pendakian ke gunung juga, capek sis bro), ga penuh dengan bule-bule telanjang (adanya maksiat mata hehe), pokoknya harus worth it. Usut punya usut, kami memutuskan untuk menikmati pagi dengan hiking di Campuhan Ridge Walk.

Segala penjelasan mengenai bagaimana caranya ke sana, apa yang bisa ditemukan di sana, berapa banyak waktu yang dibutuhkan, teman-teman bisa mengunjungi dua tautan berikut:

http://www.liveloveraw.com/campuhan-ridge-hike-ubud-bali/

http://almostlanding-bali.com/how-to-get-to-the-campuhan-ridge-walk-ubud/

Kami berbekal dua cerita di atas dan Alhamdulillah kami sampai di tempat yang tepat. Untuk jarak dan waktu pun cukup akurat sehingga kami dapat menikmati perjalanan kami dengan cukup puas.

Kami berangkat pukul 06.30 dari penginapan kami yang ada di desa Sumampan, Sukowati. Perkiraan dari penginapan menuju Campuhan Ridge Walk sekitar 20-30 menit. Dari hari sebelumnya, kami memesan sepeda motor yang disewakan penginapan seharga 50 ribu per hari. Berbekal Google Maps, kami mengikuti arahan dengan mengendarai sepeda motor berkecepatan 30 km/jam (alias lambat). Sengaja, sambil menikmati udara Ubud di pagi hari. Apalagi kami melewati perkampungan yang terletak di sekitar penginapan kami, jadi rasanya worth it jalan pelan-pelan sambil melihat-lihat ini itu.

bali-jalan

melewati kampung dan menikmati udara pagi

bali-pura

pura dekat Bukit Campuhan

Sesampai di jalan turunan sebelah tanda Ibah, kami memarkir motor di tanah kosong. Kemudian kami berjalan melewati tangga turunan menuju antah berantah. Belum kelihatan Bukit Campuhan-nya, jadi berasa was-was takut nyasar. Kami terus melewati jalan tanjakan. Sebelum jalan tanjakan itu terdapat tanda yang menunjukkan bahwa kami akan menuju Bukit Suci Gunung Lebah. Dalam hati saya berpikir, oh mungkin ini nama asli dari penduduk sekitar untuk kawasan ini. Kami terus berjalan hingga kami menikmati pemandangan hijau perbukitan landai, yang dengan yakin kami pastikan kami sudah sampai di Campuhan Ridge.

bali-campuhan awal

Awal mendaki

bali-campuhan tengah

Mulai landai, asik!

jalan-campuhan tengah tengah

Keren ^^

Kami berjalan sekitar satu setengah jam bolak balik. Kami beristirahat di depan rumah warga, tidak memutuskan untuk menyambahi Kafe Karsa karena kami sudah membawa bekal makanan dan minuman sendiri (padahal sebenarnya malas jalan 2 km lagi). Sekitar 3-4 km kami lewati. Setiap 5-10 menit kami berhenti untuk mengambil foto. Langkah kami juga santai, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Satu setengah jam yang worth it, tidak hanya perihal pemandangan yang kami nikmati, tapi juga keringat yang kami dapatkan (ketahuan udah beberapa hari ga olahraga), udara yang masih segar, sinar matahari yang menyehatkan dan tidak terlalu terik dan para turis yang ramah menyapa kami ketika berpapasan.

bali-jalanpulang

Ujung Bukit Campuhan. Kalau mau pulang ya balik lagi lewat sini

Campuhan Ridge Walk, hidden gems banget deh! Buat yang berencana mampir ke Ubud, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hiking di Campuhan Ridge Walk. Ga begitu menyita banyak waktu dan tenaga, mudah dikunjungi dan cocok untuk penggemar travelling santai.