Google Play | App Store | Windows Marketplace 

Sudah sekitar 5 bulan kebelakang ini saya mencoba untuk melacak kemana perginya uang yang saya keluarkan. Hal ini dikarenakan seringkali saya merasa uang saya habis tanpa tahu sebenarnya uang saya tersebut saya gunakan untuk apa. Dengan mengetahui kemana perginya uang saya,  saya berharap bisa melakukan evaluasi terhadap pengeluaran bulanan saya dan menghemat pengeluaran yang saya lakukan. Sayangnya sampai sekarang evaluasi belum pernah saya lakukan karena sempet ada bulan yang kosong juga alias saya tidak melakukan pencatatan.

Pada awalnya, saya melakukan pencatatan secara manual di notes yang saya miliki. Hal ini bertahan sekitar sebulan. Pencatatan secara menual menimbulkan kesulitan diakhir bulan  karena harus menjumlahkan secara manual pengeluaran saya setiap hari untuk mengetahui jumlah pengeluaran setiap bulan. Belum lagi saya harus membagi berdasarkan kategori seperti untuk makan berapa, transport berapa, main-main berapa, dsb.  Susah lah pokoknya. Hingga salah satu teman saya nyeletuk, “Kayak gitu bukannya ada apps nya ya Iz ?” Bodoh juga sih saya, anak IT tapi ga nyari dulu ada appsnya atau ngga buat hal semacam ini (yang harusnya pasti ada) .

Dari kejadian itu kemudian saya mulai mencari-cari aplikasi di Play Store yang bisa membantu saya untuk mencatat keuangan saya. Saya juga berusaha mencari review di google dengan keyword “best personal finance android app” . Dari pencarian itu, akhirnya saya menginstal aplikasi yang bernama MoneyWise. Aplikasi ini saya gunakan hingga sekitar 2 bulan dan berjalan dengan cukup baik. Sayangnya, cara memasukkan pencatatan keuangan diaplikasi ini tidak mudah diakses sehingga dibulan ke-3 saya sudah tidak menggunakannya lagi.

Sekitar seminggu lalu saya melakukan factory reset di HP saya. Hal ini rutin saya lakukan ketika saya merasa bahwa performa HP saya sudah menurun akibat banyaknya aplikasi yang saya instal atau karena terlalu banyak foto yang memakan memory. Ketika saya mulai meng-install beberapa aplikasi yang saya anggap wajib, salah seorang teman saya merekomendasikan untuk menggunakan Money Lover sebagai aplikasi untuk melakukan pencatatan keuangan.

Fitur Money Lover

Fitur Money Lover

 

Secara sekilas, aplikasi dengan logo Babi ini mempunyai tampilan yang jauh lebih baik dibandingkan aplikasi MoneyWise yang saya gunakan dahulu kala. Tampilan Money Lover jauh lebih berwarna, dengan tulisan yang lebih besar, dan format penampilan pengeluaran yang lebih mudah dipahami. Intinya, secara sekilas, Money Lover mempunyai tampilan yang lebih profesional dan menjanjikan dibandingkan dengan Money Wise.

Tombol untuk Menambahkan Transaksi di Notif Center

Tombol untuk Menambahkan Transaksi di Notif Center

Sudah seminggu ini saya menggunakan Money Lover dan sampai saat ini saya puas dengan aplikasi yang satu ini. Salah satu fitur yang sangat memudahkan bagi saya untuk mencatatkan keuangan adalah adanya pilihan untuk menambahkan transaksi pada notification center yang bisa saya buka cukup dengan menarik bagian atas HP saya. Hal ini jauh lebih mudah dibandingkan saya harus mencari app terlebih dahulu, membuka app, dan menekan tombol untuk menambahka transaksi baru. 2 step vs 3 step dengan perbedaan waktu yang sekitar 5 detik.

Fitur lain yang dimiliki oleh Money Lover yakni sistem reminder yang akan muncul setiap jam 8 malam jika pada hari itu anda belum memasukkan satu transaksipun dalam pencatatan anda. Selain itu, aplikasi ini juga mempunyai fitur standard lainnya untuk aplikasi personal finance seperti budgetings serta penambahan jenis dompet. Sayangnya, kita hanya bisa menambahkan satu kategori dan satu jenis dompet untuk versi free dari aplikasi ini. Untuk dapat menikmati fitur itu secara penuh, kita diharuskan untuk menggunakan versi premium seharga Ro 60.000, sebuah harga yang menurut saya sangat pantas untuk aplikasi ini. Selain itu, dengan menggunakan versi premium kita juga bisa menggunakan fitur tambahan dari aplikasi ini seperti export to XLS/CSV, Saving Plan, Event Plan, dan tentunya, iklan yang akan hilang dari tampilan aplikasi ini.

Satu hal yang harus dipahami dari aplikasi pencatatan keuangan adalah anda harus memasukkan data transaksi secara manual. Hingga semua transaksi anda bisa diakukan dengan eMoney dan tersedia API, maka pencatatan data transaksi secara otomatis belum akan bisa dicapai. Waktu terbaik untuk melakukan pencatatan adalah segera setelah anda mengeluarkan uang, cukup 5 detik saja atau jika anda punya waktu yang telah anda luangkan setiap pagi atau malam untuk mereview kegiatan anda, maka anda bisa gunakan waktu tersebut untuk memasukkan data transaksi yang telah anda lakukan selama sehari yang telah lewat.